I
Berpayungan dalam hujan.
Menyusur jejak di belakangmu.
Memayungi cinta kasih di hadapan mata.
Aku berhenti. Tegap memeluk erat hiba.
Menahan deras panas kelopak.
Menatap satu wajah yang ku tumpahkan kasih.
Menyimpan 1001 tanya pada jalan masa hadapan.
Saat itu tiba.
Memasuki perut kereta.
Dan kau hilang dari pandang.
Tinggal aku.
Menangis bersama rintik air mata alam.
II
Hari ini.
Di balai berlepas.
Dekat untuk beberapa ketika yang ada.
Namun bisu walau belum berjarak.
Perpisahan itu luka.
Memberati setiap hela nafas.
Menghentikan indah rasa.
Saat itu tiba.
Aku menapak lesu ke eskalator.
Lalu hilang dari pandangmu.
Tinggal kamu. Bersama doa dan harapanku...
III
Nantikan aku sayang...
Berpayungan dalam hujan.
Menyusur jejak di belakangmu.
Memayungi cinta kasih di hadapan mata.
Aku berhenti. Tegap memeluk erat hiba.
Menahan deras panas kelopak.
Menatap satu wajah yang ku tumpahkan kasih.
Menyimpan 1001 tanya pada jalan masa hadapan.
Saat itu tiba.
Memasuki perut kereta.
Dan kau hilang dari pandang.
Tinggal aku.
Menangis bersama rintik air mata alam.
II
Hari ini.
Di balai berlepas.
Dekat untuk beberapa ketika yang ada.
Namun bisu walau belum berjarak.
Perpisahan itu luka.
Memberati setiap hela nafas.
Menghentikan indah rasa.
Saat itu tiba.
Aku menapak lesu ke eskalator.
Lalu hilang dari pandangmu.
Tinggal kamu. Bersama doa dan harapanku...
III
Nantikan aku sayang...
No comments:
Post a Comment